CaMaR : A Journey to be better muslims



Please leave a comment, so far 0 comments

tazkirah #13

Islamic Brotherhood

On the authority of Abu Huraira (RA) who said: The Messenger of Allah (SAW) said:

"Do not envy one another; do not inflate prices one to another; do not hate one another; do not turn away from one another; and do not undercut one another, but be you, fellow-brothers and slave of Allah, . A Muslim is the brother of a Muslim: he neither oppresses him nor disgraces him, he neither lies to him nor does he hold him in contempt. Piety and righteousness is here" -- and he pointed to his breast three times. "It is evil enough for a man to hold his brother Muslim in contempt. The whole of a Muslim for another Muslim is inviolable; his blood, his property and his honor".

It was related by Muslim.
(Hadith 35 of 40 hadith)

wallahu 'alam.


(juwe)



tazkirah #11


Assalamualaikum warahmatullah

"Hasn't there come upon man a period of time when they were nothing remembered?"
- Insaan 76/1

Imagine that you are on the beach. You are four years old. The camp leader has told you that you have five minutes to build a great castle. "Quickly," your three year old Ameer tells you, "the sand here is too soft. Run closer to the water and get better sand!"


Off you run and grab, with your tiny hands, as much sand as you can hold. But, as you run back, plop, plop, plop, you feel the sand slipping through your fingers. You can do nothing about it. In your haste, all the sand has slipped away. Bang. The competition is over. This is the analogy of our lives. This is the analogy of our time in Ramadan.

For many living in Western countries, Ramadan is passed daily with 9 to 5 jobs or school - nights where we may or may not go for Taraweeh. A peak at the TV (may Allah protect us) and the night is over. Back to work where all around us people are eating and drinking from crystal water fountains. Blink. Ramadan is over.

The question of the hour is: how do we take full advantage of this gift of Allah? This is our topic, before the sands of Ramadan slip away.

How many years have we been fasting Ramadan? 10 or 15 or 40 years? Are we 10 or 15 or 40 times better? Or, does it seem like we have arrived back at the drawing board every time Ramadan comes around? All acts of worship are for our own benefit! Don't do it and harm befalls you, which is the way life was programmed.

Ramadan is no small matter. It is one of the pillars of this Deen of Islam - without it one's Islam would not be complete. In this month, Rasul Allah - sal Allaahu alayhi wa sallam - would intensify his worship of Allah ta'ala. In doing so, he laid the foundation for his Ummah after him to emulate.

Ibn AlQayyim - rahimahullaah - wrote: "From his blessed guidance - sal Allaahu alayhi wa sallam - in Ramadan is that he used to intensify and diversify his actions of worship. So, for example, Jibreel used to rehearse the Qur'an with him during the nights of Ramadan. When Jibreel would visit him, he would intensify the amount of Sadaqah that he would give. He was the most generous out of all people - sal Allaahu alayhi wa sallam - and Ramadan was the time when he was most generous. In Ramadan, he would fill his time with Sadaqah, treating people kindly, reciting Qur'an, performing Salah, remembering Allah, and performing I'tikaaf." - Zaad AlMa'aad


more at http://khutbah.com/

~Astaghfirullah...running out of words :: sori everyone.
atty



Tazkirah 12


Assalamualaikum


Safeguarding As-Saum


From Riyad-us-Salihin
Narrated Abu Hurairah Radiyallhu a'nh: Allah Messenger PBUH said, "When any one of you observing Saum(fasting) on a day, he should neither indulge in obscene language nor should he raise the voice; and if anyone reviles him or tries to quarrel with him he should say: ' I am observing fast'"(Al-Bukhari and Muslim)

so safeguard your saum and maximize your ibadah..Ramadhan dah nak meninggalkan kiter dah nih....

-Kerm-
any deeds without good intention is a waste of time




Tazkirah #10
Assalamualaikum korang,

hehe nothing much to say, just that kite dah menghampiri penghujung bulan remdan nie kan,cam kalau kite lookback sumer,macamane agaknye pencapaian ramadhan kite this year ek? inshaAllah kite nak yg terbaik kan..dan masih sempat lagi untuk menambah ibadat kite di samping kesibukan kite di kota metropolitan ini..=p

peringatan untuk diri dan semua, andai kate lah ini ramadhan terakhir kite...

Andai Ini Ramadhan Terakhir
--------------------------------------
wahai dikau...renunglah engkau akan nasib diri
wahai qalbu...sedarkah engkau akan gerak hati
wahai aqal...terfikirkah engkau akan apa yang
bakal terjadi
andai ini merupakan Ramadhan yang terakhir kali
buatmu sekujur jasad yang bakal berlalu pergi
tatkala usia bernoktah di penghujung kehidupan
duniawi
pabila tiba saat tepat seperti yang dijanji
Ilahi
kematian...adalah sesuatu yang pasti

andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
biarpun anak tekak kering kehausan air
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu...kepada-NYA Tuhan yang satu


andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu solatmu kau kerjakan di awal waktu
solat yang dikerjai...sungguh khusyuk lagi
tawadhu'
tubuh, minda, dan qalbu...bersatu memperhamba
diri
mengadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan
janji
"innasolati wanusuki wamahyaya wamamati
lillahirabbil 'alamin"
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan
matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru
sekelian alam]


andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau persiakan walau sesaat yang
berlalu
setiap masa tak akan dipersia begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau
syairkan


andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan pesta-
pestaan
berterawih...berqiamullail...bertahajjud...
mengadu...merintih...meminta belas kasih
"sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-
MU"
oleh itu duhai Ilahi...kasihanilah daku hamba-MU
ini


andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupai mereka yang
tersayang
ayuh ke mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih berkat dari seribu bulan


andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal bersedia batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-
Rahman


duhai Ilahi...
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling bererti...paling
berseri...
menerangi kegelapan hati-hati kami
menyuluhi diri ke jalan menuju redha serta
kasihsayang mu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana
nanti


namun saudara...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
samada Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali
hanya yang termampu bagi seorang hamba itu
berusaha...bersedia...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat kita

inshaAllah if each of u reading this can make dua' for the two sisters in michigan tu,
it'll be great
al-fatihah

sekian saya sudahi cerpen pendek ini dgn wabillahitaufiq walhidayah
wassalamualaykum warahmatullahi wabarakaatuh~
peace and out




(fariza)



Tazkirah #9
Abu Dhar Jundub bin Junadah and Abu Abdul Rahman Mu’adh bin Jabal, radiyallahu anhuma, reported that the Messenger of Allah, sallallahu 'alayhi wasallam, said:

“Fear Allah wherever you may be; follow up an evil deed with a good one which will wipe (the former) out, and behave good-naturedly towards people.”


[Al-Tirmidhi relates it, saying: It is a good (hasan) Tradition. In some copies he says: It is a good and genuine

(hasan and sahih) Hadith.]


Siapa kata Islam tak menyediakan cara/ memberikan peluang kepada kita untuk menghapuskan dosa-dosa yg kita lakukan? Islam Agama yg lengkap dengan segala panduan utk penganutnya. Allahuakbar!!

© Taufiq Hussien



Tazkirah#8


Assalamualaikum

Tazkirah Ramadhan #8

Tazkirah minggu inih. i am trying to make it short, sweet and memorable. This is part of the dialogue between Abu Hazim and the Umayyid Khalifah Sulayman ibn Abd al-Malik (54- 99 A.H). Semoga kite boleh amik iktibar

Sulayman: "What is the best form of charity?"
Abu Hazim: "Giving as much as one can, in spite of one's own need, to a man in misery
without trying to make him feel grateful and without torturing him with
reminders of your favors."

Sulayman:"Which is the best form of speech?"
Abu Hazim:"Speaking the truth plainly and unreservedly before the man who can harm you
in some way or from whom you expect a favor."

Sulayman:"What kind of man is the wisest?"
Abu Hazim:"He whose actions are governed by obedience to Allah, and who invites others
as well to it."

Sulayman:"What kind of man is the most foolish?"
Abu Hazim:"He who helps another man in committing some injustice, which mean that he
is exchanging his iman for the worldly gains of the other person."

-Kerm-

cinta pada bunga kelak kan layu akhirnya
cinta pada insan kelak kan pergi meninggalkan kita
cinta pada Allah kekal selamanya.....








Tazkirah #7

Assalamua'alaykum warahmatullah
http://www.biznaseducation.com/koko2003/


Pernah tak berbaris tunggu turn di immegresen? For sure pernah kan masa nak masuk US dulu...
Ha...masa menuggu sejam, dua jam, atau berjam-jam dalam line tu, kita borak-borak dengan kawan, belek2 pasport, pandang kiri-kanan, menguap etc.....akhirnya sampaila turn kita dan pak cik atau mak cik immegresen tu pun copla apa2 yang patut..dan kita selamatlah masuk ke United States of America ni....

Pernah tak terfikir yang sebenarnya kita ni sentiasa berbaris? bukan berbaris cam kat airport tuh atau acara perbarisan masa kat sekolah dulu...tapi kita sedang berbaris dalam death row! ...ishk...Allah ta'ala kata " kullu nafsin zaaiqatul maut.." (3:185). Jadiknya, tak kisah aware atau tidak, prepare ker tidak...sampai turn, kita tinggal sejarah saja atas dunia ni. Tidak semestinya kalau kita diberi sepuluh tahun lagi kita akan better prepare utk maut...jadi-- "sediakan payung sebelum hujan".....

Kebetulan turn saya lagi dan semalam dua orang kawan yang dikasihi pergi menghadap Rabbul a'lamin.
Sesuatu yang sudah cukup untuk jadi tazkirah bagi kita. Banyak peringatan dan pengajaran yang PERLU diambil kala melihat/mendengar orang lain dipanggil pergi. Sungguh rugi dan "buta" orang-orang yang tidak terfikir dan tidak terasa apa-apapun......

Dan ramadhan ini..kehidupan ini...jangan jadi bak pasir di genggaman, dibiar jatuh berguguran tanpa di hargai..

moga ini jadi iktibar dan motivasi kita untuk lebih menghargai ramadhan dan nikmat Allah ta'ala..

Akhir kata, titiplah du'a buat dua orang sahabat kita ini yang lebih dulu menemuiNya.

Yang menunggu giliran,
Sudarti Suparmin
-Andai aku pergi dulu, ma'afkanlah kesalahanku, agar pertemuan di sana nanti tiada sengketa dan tuntutan yang di pinta. Sungguh! Aku tidak mampu untuk itu....

Tazkirah #6
Assalamualaikum..
Sekadar ingin mengingatkan diri sendiri yang leka dan ingin berkongsi dengan rerakan semua..

Sebenarnya bulan ramadhan yg datang kali ini adalah peluang yg telah Allah hamparkan buat kita semua sebagai hambaNya untuk mensucikan diri kita kembali daripada gelumang dosa yg telah kita lakukan. Allah telah pilih kita semua untuk berada dalam bulan ini.Ini bukannya terjadi kerana kebetulan, tapi kerana pilihan Allah.

Sebagai contoh
Orang yg rumahnya ditepi masjid tak semestinya dapat ke masjid jika bukan atas pilihan Allah.
Dan dengan rahmat Allah , insan yg pada fikiran normal manusia biasa tak berkemungkinan ke masjid, InsyaAllah dapat berada di masjid.

So, peluang yg ada didalam genggaman kita ini, janganlah kita lepaskan begitu saja.
ermm..
Kalau dahulunya kita seorang yg susah untuk solat, belajar-belajarlah untuk berubah dan kalau dahulunya kita ini seorang yg selalu berburuk sangka, didiklah hati kita kembali
dan kalau ada salah dan silap kita terhadap yang lain, rendahkanlah ego kita untuk memohon kemaafan. dan kalau kita ini dahulunya seorang yg susah unutk bersedekah, ringan-ringankanlah tangan dan mulut kita untuk bersedekah


kita semua ini kenalah berhijrah ke arah yang lebih baik

Akhir sekali, coretan yg sedikit ini bukanlah berniat untuk mengajar rakan-rakan semua tetapi sekadar peringatan tegas untuk saya sendiri dan nasihat buat rerakan semua.

Cuba rerakan semua lontarkan bola kedinding. Lagi kuat lontaran,lagi kuat lah bola tuu kembali pada kita.
Camtulah jugak konsep tazkirah nie. Selalu-selalu lah ingatkan rerakan yang lain dengan niat agar kita terkesan dengan tutur kata kita. Lagik banyak kita berkongsi nasihat dan ilmu, insyaAllah..lagi banyaklah hati kita akan terkesan dengan kata-kata kita sendiri.



sebagai tambahan ..bacalah attachment tuu...(tazkirah dari Ilmuan Islam )

InsyaAllah

ok
Assalamualaikum

(imran)




Last posts

Prayer Times



Ingat-Mengingat




Links


ATOM 0.3

Archives